Banten

Polisi Tangkap Dua Warga Negara Asing Asal Tiongkok, Sindikat Pencurian Senilai Rp45 Miliar Terbongkar

Irsyad Mohammad | 9 September 2025, 20:59 WIB
Polisi Tangkap Dua Warga Negara Asing Asal Tiongkok, Sindikat Pencurian Senilai Rp45 Miliar Terbongkar

AKURAT BANTEN - Polres Metro Tangerang Kota berhasil membongkar jaringan pencurian dengan pemberatan (curat) yang dilakukan oleh sindikat warga negara asing (WNA) asal Tiongkok.

Dua pelaku ditangkap, sementara satu lainnya masih buron (DPO) setelah beraksi membobol rumah di wilayah hukum Polsek Jatiuwung, Senin (25/8/2025).

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Jauhari menjelaskan, ketiga pelaku yang terorganisir itu memanfaatkan situasi rumah korban yang sedang kosong untuk melancarkan aksinya.

Baca Juga: Pohon Bertumbangan di Lippo Karawaci Tangerang, Macet Mengular Tak Terhindarkan

Dua pelaku masuk dengan cara merusak pagar, sementara satu orang berjaga di luar.

“Para pelaku berhasil menggasak uang tunai 60 ribu USD, logam mulia seberat 860 gram berupa 20 kalung, 15 gelang, 11 cincin, serta perhiasan berlian. Jika ditotal nilainya mencapai Rp45 miliar,” ungkapnya, Selasa (9/9/2025).

Berdasarkan rekaman CCTV dan analisis digital, polisi berhasil melacak keberadaan pelaku. Dua orang ditangkap di sebuah hotel dan di Terminal Bandara Soekarno-Hatta saat hendak kabur ke Tiongkok. Sementara seorang lainnya lebih dulu melarikan diri ke negaranya.

Baca Juga: Kementerian PU Pastikan Perbaikan Infrastruktur Publik Lebih Tangguh dan Tahan Lama

Dua pelaku yang kini ditahan berinisial FS (49) dan HX (39), keduanya WNA Tiongkok. Adapun satu DPO berinisial CW (40) yang saat ini diburu dengan kerja sama Interpol dan kepolisian Tiongkok.

“Dari hasil penggeledahan, barang bukti yang baru berhasil diamankan senilai Rp300 juta. Sisanya masih dalam proses pelacakan dan penyitaan,” jelasnya.

Oleh karena perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman pidana penjara hingga tujuh tahun. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lokal dalam kasus ini.

Baca Juga: China Catat Lonjakan 5.000 Perusahaan AI dalam Lima Tahun Terakhir

“Kegiatan pelaku terpantau aktif sejak 20 hingga 27 Agustus. Saat hendak kembali ke Tiongkok, dua pelaku berhasil kami amankan berkat kerja sama dengan pihak imigrasi,” tandasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.